Minggu, 20 Mei 2012

BOSAANN!!!


Setiap detiknya selalu sama, tanpa ada perubahan, jalan ditempat dan tak kunjung maju. Kebosanan terasa dan semakin menjadi. Canda tawa seakan selalu berulang karena hal yang sama. Hampa, kosong dan hambar. Selalu diam dan mengerjakan hal yang sama, tak pernah berubah. Menjadi suatu kebiasaan yang mengikat. Dan aku ingin keluar! Menembus ruang kosong ini. Keluar dan melihat hal baru. Aku ingin hijau, biru dan ungu. Aku tak ingin selalu merah, hitam ataupun abu. Aku ingin berlari, teriak dan tertawa!! Tertawa lepas hingga menangis pada akhirnya. Penat yang akhirnya tak bisa dikalahkan. Dan aku ingin mengalahkannya sampai pada akhirnya hilang. Hilang dan mungkin akan kembali lagi. Dan semua akan terulang. Sampai pada akhirnya entah apa yang akan kulakukan..

Rabu, 02 Mei 2012

seorang kawanku :)


Kawan, aku tak hanya ingin melihatmu dari jauh saja. Aku ingin mendengar suaramu lebih dekat, aku ingin mendengar tawamu yang sangat riang itu, aku ingin mendengar untaian-untaian ceritamu yang menarik. Dan aku ingin melihatmu tersenyum kembali untukku. Aku melihatmu disini. Aku memperhatikanmu. Samar-samar kudengar tawamu, ceritamu yang engkau bagi dengan yang lain. Aku mendengarmu membagi ceritamu kepada yang lain, yang dulu aku berada disana. Aku yang mendengarkanmu.

Kawan, kamu tak bisa menilaiku atas apa yang aku kerjakan. Kamu lebih tau aku tetapi kamu menjadi sosok yang seolah tak mengenalku sekarang. Aku tak apa. Dan mereka sama sekali tak tahu apa-apa. Kamu boleh saja menilaiku atas apa yang kamu lihat tetapi kamu tidak tahu apa dibalik yang aku kerjakan.

Hey kawan terimakasih atas sebagian waktumu yang telah dibuang bersamaku. Waktu yang sangat berharga dan penuh cerita. Terimakasih telah memberikan pelajaran padaku.

Hey kawan sebagian doaku akan selalu menyertaimu dan akan selalu terucap untukmu. Dan aku bahagia melihatmu tertawa dan berbahagia disana :))
Belajar untuk mengikhlaskan apa yang sudah dimiliki dan apa yang belum dimiliki. Karena semua yang kita punya sebenarnya bukanlah milik kita. Semua akan kembali pada yang menciptakan. Semua yang kita punya tidak akan selamanya menjadi milik kita. Sebuah kesadaran yang perlu disadari. Obsesi untuk memiliki sesuatu adalah hal yang wajar tetapi jika terlalu berambisi untuk memilikinya terus menerus maka kita tidak akan pernah belajar untuk merasakan kehilangan dan mengikhlaskan sesuatu.

Makna 2 Mei!!

2 mei. Tanggal itu merupakan salah satu sejarah bagi bangsa Indonesia dimana hari itu menjadi hari yang sangat  penting yaitu hari pendidikan nasional sekaligus hari lahirnya bapak pendidikan nasional yaitu Ki Hajar Dewantara. Beliau pernah menjabat menjadi menteri pendidikan RI dan Beliaupun yang mencetuskan suatu ajaran yang sampai saat ini terkenal dengan kalimat tut wuri handayani, ing madya mangun karsa dan ing ngarsa sung tulada. Suatu kalimat yang sangat menjadi dorongan bagi seorang guru, murid bahkan bagi dunia pendidikan. Yang mengajarkan seorang guru untuk memberikan dorongan, semangat, ide untuk muridnya dan mengajarkan agar seorang guru menjadi tauladan bagi muridnya. Begitu sungguh mulia dan berarti suatu pendidikan dan seorang guru bagi sebuah negara.Pendidikan menjadi hal yang sangat penting dan utama bagi suatu negara apabila negara tersebut ingin menjadi negara yang maju dan dapat bersaing dengan negara-negara lainnya. Namun kenyataan saat ini pendidikan di Indonesia dinilai buruk. Miris banget ketika di hari pendidikan nasional ini masih banyak anak-anak dibawah umur yang berkeliaran di jalanan untuk mencari sesuap nasi dan mereka mengabaikan pendidikan mereka dikarenakan satu dan banyak hal. Masalah ekonomi. Itu fakta yang terjadi. Pendidikan menjadi sangat mahal ketika suatu pendidikan sangatlah dibutuhkan. Status sosial seseorang dilihat dari suatu pendidikannya. Dan itupun fakta yang terjadi di lapangan. Seseorang bisa menjadi apapun ketika ia mempunyai pendidikan yang tinggi. Ia bisa mendapatkan pekerjaan yang dapat memberikan ia kemapanan dan memberikan segalanya.Itu menjadikan pendidikan sangat dibutuhkan oleh setiap individu untuk melanjutkan hidupnya. Tetapi sementara pendidikan sangatlah mahal. Hanya orang yang berstatus sosial tertentu yang bisa mengecap dunia pendidikan. Bukan hanya satu atau dua anak yang tidak bisa mengecap dunia pendidikan, tetapi sangat banyak. Dan tidak sedikit pula diantara mereka yang menjadi pekerja dibawah umur karena mereka tidak melanjutkan sekolah. Dan itu tidak layak. Umur mereka masih untuk masa bermain dan berproses sampai pada akhirnya mereka dewasa dan mengerti.Itu fakta yang masih terlihat dan semakin hari makin menjadi dan bertambah banyak fakta yang serupa. Di hari pendidikan nasional inipun masih banyak daerah yang tidak mendapatkan pendidikan yang masyarakatnya masih buta huruf. Salah satu yang sangat berperan penting dalam dunia pendidikan yaitu guru, yang kurang terfasilitasi, kurang terperhatikan oleh lembaga yang berwenang, yang sudah sepatutnya masalah pendidikan dan segala hal yang berkaitan dengannya di perhatikan apabila memang sebuah negeri ini ingin bersaing dalam dunia global, ingin menjadi negeri yang maju. Dan hari pendidikan nasional ini semoga menjadikan indonesia yang maju dalam berbagai hal, khususnya dalam dunia pendidikan, dan lebih memperhatikan masyarakatnya terutama masyarakat berstatus sosial kurang. Dan semoga hari pendidikan nasional ini menjadikan orang-orang yang kurang berpendidikan menjadi lebih berpendidikan! Selamat hari Pendidikan Nasional :))